Penyintas Tindak Pidana Dibekali Pelatihan Kewirausahaan Sosial

17 December 2021 , Ditulis Oleh : ni'matul hidayati


JAKARTA – Penyintas tindak pidana yang menjadi Terlindung Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) dibekali pelatihan kewirausahaan sosial. Pelatihan yang digelar berkat kerja sama LPSK, UNODC Indonesia dan Yayasan Inspirasi Indonesia Membangun (YIIM) itu dilaksanakan selama tiga hari, mulai 15-17 Desember 2021bertempat di kantor LPSK.

Ada dua materi yang diberikan kepada 36 peserta yang merupakan penyintas dari beberapa provinsi, yaitu pelatihan barista dan memasak frozen food. Bertindak sebagai instruktur yaitu para alumni pelatihan barista dan kuliner dari YIIM yang sudah sukses berwirausaha. Transfer pengetahuan diharapkan memberikan tambahan bekal bagi penyintas untuk bangkit secara ekonomi.

Dari pelatihan barista kopi para penyintas diharapkan dapat menjadi wirausahaan di bidang kopi sehingga mampu menciptakan lapangan kerja baru dan memulihkan martabat mereka. Begitu pula dengan pelatihan memasak frozen food. Mereka diharapkan dapar membuka usaha di bidang kuliner (aneka makanan) dengan skala UMKM.

Pelatihan dibuka Wakil Ketua LPSK Maneger Nasution dilanjutkan dengan sambutan dari UNODC Indonesia yang disampaikan Collie F Brown. Selama pelatihan berlangsung, mendapatkan pengawasan langsung dari Ketua YIIM Chrisbiantoro.

HUMAS LPSK




  Komentar

Related Post

Tiga Anak Korban Kekerasan Terima Hak atas Restitusi Rp25.153.263

LAMPUNG SELATAN – Wakil Ketua Lembaga Perlindungan…

1 April 2022

Pelatihan Self Love: Berdamai dengan Masa Lalu, Menyambut Diri yang Baru, Berdikari Jiwa Entreprener

BALI – Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK)…

29 March 2022

Pelantikan 33 CPNS LPSK: Semangat Baru Kerja Perlindungan Saksi dan Korban

JAKARTA – Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK)…

28 March 2022