Siaran Pers

Perlindungan Tenaga Kesehatan di Kiwirok, Papua

3 November 2021 , Ditulis Oleh : ni'matul hidayati


LPSK memberikan perlindungan terhadap 8 orang Tenaga Kesehatan (nakes) yang menjadi korban penyerangan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua yang terjadi pada 13 September 2021 silam.

LPSK memberikan bantuan rehabilitasi psikososial dengan memastikan terbayarnya honor para nakes sampai dengan 2022, sebagaimana kontrak kerja dengan Dinkes Pegunungan Bintang. Selain itu, LPSK juga mengupayakan untuk memfasilitasi agar para korban mendapatkan pekerjaan baru serta membiayai kepulangan ke daerah asal mereka. Demikian disampaikan oleh Wakil Ketua LPSK Susilaningtias di Kab. Pegunungan Bintang Distrik Kiwirok, Papua, Selasa (19/10-2021).

Keamanan warga dan profesi para nakes di wilayah konflik penting diperhatikan. Untuk itu, Susi juga mendorong Polda Papua agar para saksi dan korban dari warga sipil dan nakes lainnya mendapatkan perlindungan.

Sebelumnya, LPSK telah melakukan asesmen dan menemui para saksi dan korban. Koordinasi dilakukan dengan dengan sejumlah pihak antara lain Polda Papua, Komnas HAM Perwakilan Papua, LBH Papua, dan pihak lainnya untuk mengidentifikasi kebutuhan perlindungan terhadap saksi dan korban. Sesuai UU Nomor 31 Tahun 2014 tentang Perlindungan Saksi dan Korban, sejumlah hak dapat diberikan berupa perlindungan fisik, pemenuhan hak prosedural, dan rehabilitasi psikososial.




  Komentar

Related Post

Tujuh Muatan Progresif menurut LPSK dalam RUU TPKS yang Baru Disahkan

JAKARTA – Rapat Paripurna DPR resmi mengesahkan Rancangan…

12 April 2022

Temui Menko Polhukam, LPSK Singgung Penanganan Kasus Kerangkeng Manusia di Langkat

JAKARTA – Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban…

16 March 2022

Pimpinan LPSK dan Gubernur DKI Jakarta Serahkan Kompensasi Rp7,4 Miliar

  JAKARTA – Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban…

22 February 2022